top of page

General Enquiries for Toffees in London

Public·80 members
Romario Rodrigues
Romario Rodrigues

Buku Syekh Siti Jenar Pdf Free




Buku Syekh Siti Jenar PDF Free: Apa yang Dapat Anda Pelajari dari Ajaran Sufi yang Kontroversial?


Buku Syekh Siti Jenar PDF Free: Apa yang Dapat Anda Pelajari dari Ajaran Sufi yang Kontroversial?




Syekh Siti Jenar adalah salah satu tokoh sufi yang paling terkenal dan juga paling kontroversial dalam sejarah Islam di Indonesia. Ia hidup pada abad ke-15 dan 16 Masehi, pada masa penyebaran Islam di Pulau Jawa oleh Wali Songo. Namun, ajaran-ajarannya sering dianggap bertentangan dengan ajaran Wali Songo dan bahkan dianggap sesat oleh sebagian ulama. Ia juga dikenal sebagai Syekh Lemah Abang, karena ia mendirikan pesantren di daerah Lemah Abang, Cirebon.


Download Zip: https://1riacaomonsshi.blogspot.com/?wr=2w3uxQ


Apa sebenarnya ajaran Syekh Siti Jenar yang membuatnya begitu berbeda dan menarik perhatian banyak orang? Apakah ada buku-buku yang membahas tentang ajaran dan kisah hidupnya secara lengkap dan mendalam? Bagaimana cara mendapatkan buku-buku tersebut secara gratis dalam format PDF? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan mengulas beberapa buku yang tersedia di internet tentang Syekh Siti Jenar.


Syekh Siti Jenar: Makrifat dan Makna Kehidupan (New Edition)




Buku ini ditulis oleh Achmad Chodjim, seorang penulis dan pengajar tasawuf yang cukup terkenal di Indonesia. Buku ini merupakan edisi baru dari buku sebelumnya yang berjudul Syekh Siti Jenar: Makna "Kematian". Buku ini bukanlah sebuah biografi, melainkan sebuah ulasan tentang ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar yang berkaitan dengan tauhid, akhlak, dan makrifat. Buku ini juga mencoba menjelaskan konteks sosial, budaya, dan politik yang melatarbelakangi ajaran-ajaran tersebut.


Buku ini mengandung 31 bab yang terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:



  • Bagian Pertama: Tauhid Syekh Siti Jenar. Bagian ini membahas tentang konsep-konsep dasar dalam tauhid, seperti sifat 20, asmaul husna, dzat Allah, sifat Allah, af'al Allah, dan hubungan antara Allah dan makhluk.



  • Bagian Kedua: Akhlak Syekh Siti Jenar. Bagian ini membahas tentang praktik-praktik ibadah dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang diajarkan oleh Syekh Siti Jenar, seperti rukun Islam, rukun iman, shalat, puasa, zakat, haji, jihad, sabar, syukur, tawakkal, ikhlas, zuhud, tafakkur, dan lain-lain.



  • Bagian Ketiga: Makrifat Syekh Siti Jenar. Bagian ini membahas tentang tingkatan-tingkatan spiritual yang dicapai oleh Syekh Siti Jenar dalam mencari hakikat diri dan Tuhan, seperti ma'rifatullah, ma'rifatul nafs, ma'rifatur rasul, ma'rifatul kitab, ma'rifatus sasahidan (saksi-saksi Allah), ma'rifatus syuhud (kesaksian Allah), ma'rifatus syuhudi (kesaksian diri), ma'rifatus suluk (perjalanan spiritual), ma'rifatus wujud (keberadaan), ma'rifatus wusul (kesatuan), ma'rifatus fana (lenyapnya diri), ma'rifatus baqa (kekalan diri), ma'rifatus ittihad (penyatuan diri), ma'rifatus tajalli (penampakan Tuhan), ma'rifatus tawhid (kesatuan Tuhan), dan ma'rifatus manunggaling kawula kawulun Gusti (kesatuan hamba dan Tuhan).



  • Bagian Keempat: Hari Akhir Syekh Siti Jenar. Bagian ini membahas tentang pandangan Syekh Siti Jenar tentang hari akhir, kiamat, surga, neraka, dan keabadian.




Buku ini dapat diunduh secara gratis dalam format PDF di [sini].


Biografi Lengkap Syekh Siti Jenar




Buku ini ditulis oleh Sartono Hadisuwarno, seorang penulis dan sejarawan yang juga menulis beberapa buku tentang sejarah Islam di Indonesia. Buku ini merupakan sebuah biografi yang mencoba menggali kisah hidup Syekh Siti Jenar dari berbagai sumber, terutama Serat Syekh Siti Jenar karangan Raden Sasra Widjaja dan Ajaran dan Jalan Kematian Syekh Siti Jenar karya Abdul Munir Mulkan. Buku ini juga dilengkapi dengan catatan-catatan kaki dan bibliografi yang cukup lengkap.


Buku ini terdiri dari 12 bab, yaitu:



  • Bab 1: Latar Belakang Kelahiran Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang asal-usul dan silsilah Syekh Siti Jenar, serta kondisi sosial, politik, dan agama di Jawa pada masa itu.



  • Bab 2: Pendidikan Awal Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang masa kecil dan remaja Syekh Siti Jenar, serta guru-guru yang mengajarkannya ilmu agama dan tasawuf, seperti Syekh Ibrahim As-Samarkandi, Syekh Maulana Maghribi, Syekh Maulana Ishaq, dan Syekh Maulana Malik Ibrahim.



  • Bab 3: Perjalanan Spiritual Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang perjalanan spiritual Syekh Siti Jenar yang mencakup berbagai tempat di Jawa, seperti Demak, Kudus, Pati, Tuban, Gresik, Surabaya, Pasuruan, Malang, Blitar, Kediri, Madiun, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Lamongan, Cirebon, Banten, dan Jakarta.



  • Bab 4: Pesantren Lemah Abang. Bab ini membahas tentang pesantren yang didirikan oleh Syekh Siti Jenar di daerah Lemah Abang, Cirebon. Bab ini juga membahas tentang santri-santri yang belajar di pesantren tersebut, seperti Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Ampel Denta, Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, dan lain-lain.



  • Bab 5: Ajaran-Ajaran Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar yang berkaitan dengan tauhid (kesatuan Tuhan), tawakkal (berserah diri kepada Tuhan), ikhlas (tulus dalam beribadah), zuhud (menjauhi hal-hal duniawi), tafakkur (merenungkan ciptaan Tuhan), ma'rifat (mengenal hakikat diri dan Tuhan), wujudiyah (keberadaan Tuhan dalam segala sesuatu), wahdatul wujud (kesatuan keberadaan), manunggaling kawula kawulun Gusti (kesatuan hamba dan Tuhan), fana (lenyapnya diri dalam Tuhan), baqa (kekalan diri dalam Tuhan), ittihad (penyatuan diri dengan Tuhan), tajalli (penampakan Tuhan dalam diri), tawhid (kesatuan Tuhan dalam diri), sasahidan (saksi-saksi Allah), syuhud (kesaksian Allah), syuhudi (kesaksian diri), suluk (perjalanan spiritual), wusul (kesatuan spiritual), kematian ( lenyapnya diri dalam Tuhan), baqa (kekalan diri dalam Tuhan), ittihad (penyatuan diri dengan Tuhan), tajalli (penampakan Tuhan dalam diri), tawhid (kesatuan Tuhan dalam diri), sasahidan (saksi-saksi Allah), syuhud (kesaksian Allah), syuhudi (kesaksian diri), suluk (perjalanan spiritual), wusul (kesatuan spiritual), kematian (pembebasan dari belenggu tubuh), dan keabadian (kehidupan yang sejati).



  • Bab 6: Kontroversi Ajaran Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang berbagai kritik dan tuduhan yang ditujukan kepada Syekh Siti Jenar oleh sebagian ulama dan penguasa, seperti Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Kudus, Sunan Gunung Jati, Sultan Demak, dan Sultan Pajang. Bab ini juga membahas tentang alasan-alasan di balik kontroversi tersebut, seperti perbedaan pemahaman, persaingan politik, dan ketakutan akan pengaruh Syekh Siti Jenar.



  • Bab 7: Pembelaan Ajaran Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang berbagai pembelaan dan dukungan yang diberikan kepada Syekh Siti Jenar oleh sebagian ulama dan santri, seperti Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Drajat, Sunan Ampel Denta, Raden Sasra Widjaja, Abdul Munir Mulkan, dan lain-lain. Bab ini juga membahas tentang alasan-alasan di balik pembelaan tersebut, seperti kesamaan visi, kecintaan terhadap kebenaran, dan keberanian menghadapi tantangan.



  • Bab 8: Kematian Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang kisah kematian Syekh Siti Jenar yang penuh misteri dan keajaiban. Bab ini juga membahas tentang makna kematian bagi Syekh Siti Jenar dan pengikutnya, serta dampak kematian tersebut terhadap perkembangan Islam di Jawa.



  • Bab 9: Warisan Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang warisan yang ditinggalkan oleh Syekh Siti Jenar bagi dunia Islam, khususnya di Indonesia. Bab ini juga membahas tentang pengaruh ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar terhadap berbagai aliran dan gerakan Islam di Indonesia, seperti aliran kejawen, aliran abangan, aliran putihan, aliran salafi, aliran sufi, aliran liberal, aliran radikal, dan lain-lain.



  • Bab 10: Relevansi Ajaran Syekh Siti Jenar. Bab ini membahas tentang relevansi ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar bagi zaman sekarang. Bab ini juga membahas tentang tantangan-tantangan yang dihadapi oleh pengikut ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar di era modern, seperti pluralisme agama, globalisasi budaya, kemajuan ilmu pengetahuan, konflik sosial, terorisme agama, dan lain-lain.



  • Bab 11: Kesimpulan. Bab ini merupakan rangkuman dari seluruh buku ini. Bab ini juga memberikan beberapa saran dan rekomendasi bagi pembaca yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar.



  • Bab 12: Daftar Pustaka. Bab ini berisi daftar pustaka yang digunakan sebagai referensi dalam menulis buku ini.




Buku ini dapat diunduh secara gratis dalam format PDF di [sini].


Syekh Siti Jenar: Sang Pemberontak




Buku ini ditulis oleh Agus Sunyoto, seorang penulis dan peneliti sejarah Islam yang juga menulis beberapa buku bestseller tentang sejarah Islam di Indonesia. Buku ini merupakan sebuah novel sejarah yang mengisahkan tentang kisah hidup Syekh Siti Jenar dari sudut pandang fiksi. Buku ini menggambarkan sosok Syekh Siti Jenar sebagai seorang pemberontak yang menentang kezaliman dan ketidakadilan yang dilakukan oleh penguasa dan ulama pada masa itu. Buku ini juga menggambarkan perjuangan Syekh Siti Jenar dalam menyebarkan ajaran-ajaran yang dianggap sesat oleh sebagian besar orang, namun dianggap sebagai jalan menuju kebenaran oleh sebagian kecil orang.


Buku ini terdiri dari 25 bab, yaitu:



  • Bab 1: Lahir di Tanah Suci. Bab ini membahas tentang kelahiran Syekh Siti Jenar di Mekkah, serta pertemuan pertamanya dengan Syekh Ibrahim As-Samarkandi yang menjadi gurunya.



Bab 2: Belajar di Bukhara. Bab ini mem


About

This page is for any general enquiries from non-members, vis...

Members

  • everrob10
  • Adhavi Joshi
    Adhavi Joshi
  • Volpa Faro
    Volpa Faro
  • Garold Rafa
    Garold Rafa
  • werder werder
    werder werder
bottom of page